Tentang

Yayasan Lawung Giri Pamukti

Yayasan Lawung Giri pamukti

Latar Belakang

“Lawung Giri Pamukti” memiliki filosofi yang diambil dari letak geografis wilayah ditempat organisasi ini didirikan (yaitu di Desa Girimukti, daerah yang dikelilingi oleh gunung - gunung).

Yayasan Lawung Giri Pamukti berawal dari nama Lingkung Seni Lawung Giri, yang memiliki makna sama dengan ‘Asosiasi’ istilah ‘Lingkung seni’ ini kami pilih karena Lembaga ini berbasis keanggotaan yang bersifat kebersamaan.

“Lawung Giri Pamukti” memiliki filosofi yang diambil dari letak geografis wilayah ditempat organisasi ini didirikan (yaitu di Desa Girimukti, daerah yang dikelilingi oleh gunung – gunung). Namanya diambil dari tiga suku kata “lawung, giri & pamukti”. Lawung yang berarti bertemu/tempat bertemu (Gapura), Giri memiliki makna Gunung, dan Pamukti bermakna penyubur (mukti: subur, makmur). Jadi Lawung giri pamukti mempunyai makna (berkumpulnya orang-orang yang mencintai seni yang Bertujuan untuk memakmurkan/menyuburkan Seni budaya) khususnya yang ada di Kabupaten Garut yaitu seni Dedombaan “dodombaan” dalam Bahasa sunda.

Selain itu, Yayasan Lawung Giri Pamukti telah berdiri sejak 1 dekade yang lalu, tepatnya telah berdiri pada tahun 2013. Organisasi ini awal merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki semngat tinggi dalam mengembangkan kebudayaan daerah Jawa Barat khususnya daerah Garut. Pendirian organisasi ini juga dilandaskan pada kemampuan yang dimiliki pada lingkungan masyarakat untuk terus dijaga dan tingkatkan. Dengan 10 tahun berlalu, Yayasan Lawung Giri Pamukti telah banyak melakukan berbagai kegiatan yang bergerak pada kebudayaan serta juga mempraktikkan kebudayaan Garut.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh lembaga ini meliputi Pertemuan dengan Tokoh Publik, Tokoh Kebudayaan lainnya, Tokoh Masyarakat untuk membahas berbagai isu dan tentang kebudayaan serta penyelesaian masalah terhadap pelestarian kebudayaan. Kemudian, pegelaran seni Garut yang diantara seperti tarian, dedombaan, seni tarik suara, dan pemainan alat-alat musik, serta lain-lainnya. Selain itu, Yayasan Lawung Giri Pamukti melakukan pelatihan- pelatihan untuk terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kemampuan pelaku seni dan budaya serta generasi-generasi muda untuk terlibat dalam menjaga kelesatarian kemampuan dan kualitas seni untuk generasi berikutnya.

Dengan berbagai aktivitas yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Lawung Giri Pamukti pada 1 dekade yang lalu menggambarkan bahwa organisasi ini telah berbuat banyak hal dan berdampak baik pula terhadap kebudayaan. Namun selama itu juga organisasi hanya sebatas perkumpulan seni dan budaya saja, tanpa memiliki legalitas hukum dibawah negara. Sehingga pada tahun 2024 ini, Yayasan Lawung Giri Pamukti mengambil langkah untuk membentuk yayasan ini dengan legalitas hukum dengan membuat Akta Pendidian, Surat Pengesahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Surat Keputusan, Struktur Pengurus dan administasi lainnya untuk sebagai organisasi yang dikenal dengan nama Yayasan Lawung Giri Pamukti.

Logo Yayasan Lawung Giri Pamukti

Dalam Logo diatas terdapat beberapa warna yang memiliki makna:

  1. Warna merah berarti Berani dan mempunyai rasa percaya diri yang tinggi
  2. Warna coklat muda melambangkan cinta tanah air
  3. Warna hitam mendakan kuatnya budaya sunda yang tertanam dalam jiwa para anggota
  4. Warna kuning emas menandakan tinggi dan dan mahalnya nilai budaya

 

Ada pula simbol-simbol yang membentuk logo lawung giri pamukti, yaitu gegunungan yang dikelilingi garis warna merah dengan latar warna coklat muda, tertera juga lambing kujang dan dua kepala domba berwarna hitam dan putih, dihiasi warna hitam merambat keatas yang memiliki arti tersendiri

  1. Gegunungan melambangkan sikap menjunjung tinggi nilai budaya tatar sunda kabupaten garut
  2. Garis warna merah melambangkan sikap berani mengedepankan seni budaya sunda
  3. Latar warna coklat muda melambangkan sikap cinta tanah air
  4. Dua kepala domba warna hitam dan putih:
    a. kepala domba warna hitam yang melambangkan kekuatan tekad untuk melewati segala rintangan.
    b. kepala domba warna putih melambangkan ketegaran hati dalam menyikapi segala tantangan
  5. serat warna hitam yang merambat ke atas melambangkan tekad untuk melangkah kearah yang lebih tinggi.

 

Adapun tulisan “lawung giri Pamukti berwarna kuning emas” dengan huruf cetak tebal dibawah Logo, yang berarti sikap besar hati yang harus dimiliki oleh setiap anggota. Lawung giri pamukti memiliki slogan “Pakena gawe rahayu, pakeun heubeul jaya di Nagara”yang berarti kerjakanlah sesuatu Yang baik tanpa melupakan peninggalan leluhur demi kejayaan negara.

Struktur Pengurus